Pages

Tuesday, January 22, 2013

Cinemagraphs, Aliran Fotografi Animasi




    Gambar animasi GIF yang bisa bergerak bila dikerjakan dengan sentuhan seni yang tinggi akan menghasilkan karya yang menakjubkan. Itulah yang dikerjakan seorang fotografer fashion, Jamie Beck. Ia berkolaborasi dengan seorang web designer Kevin Burg menciptakan aliran fotografi yang disebutnya "cinemagraphs".

    Proses yang dilakukan Beck seperti umumnya pembuatan gambar animasi, memotret sebuah gerakan dengan banyak frame, lalu giliran Burg menggunakan software editing menggabungkan foto-foto hasil ke dalam frame video.

    Tak ubahnya penciptaan animasi GIF, namun Beck dan Burg hanya memilih beberapa bagian pada subyek foto yang dibuat bergerak. Pekerjaan mereka sangat rapih, teknik path (menyeleksi bagian tertentu) seperti rambut misalnya, tentu membutuhkan ketelitian mengerjakannya. Ah, kita nikmati saja karya-karyanya di bawah ini...




















    Sumber:
    amusingplanet
    Kota yang Hanya Muncul Sehari dalam Seabad
    Posted: 25 Dec 2012 09:29 PM PST
    Skotlandia selain terkenal dengan legenda Nessie, monster di Danau Lochness, juga memiliki sakibul hikayat yang penuh misteri, yakni kota Brigadoon. Kabarnya, kota ini hanya muncul selama 1 hari saja dalam 100 tahun.

    Kota kecil ini terletak di dataran tinggi bonny Scotland. Dikisahkan, Brigadoon tiba-tiba hilang di tahun 1754. Anehnya, penduduk di kota ini seolah menjadi panjang umur, karena setiap muncul satu kali dalam seabad, usia mereka hanya bertambah satu hari.

    Mereka tidur selama 100 tahun - dalam hitungan penduduk Brigadon, waktu tersebut seperti malam hari saja. Bisa diterka, bila seseorang yang tinggal di Brigadoon meninggal pada usia 70 tahun artinya ia hidup selama 25 ribu abad lebih!



    Siapa pun yang beruntung bisa memasuki Brigadoon pada hari kemunculannya akan merasa begitu gembira, seolah masuk ke taman surga. Sayangnya, hanya bisa tinggal sehari saja karena desa ini kembali tertutup kabut dan menghilang.

    Ada sebuah cerita yang berkembang dan diyakini menjadi bukti keberadaan Brigadoon. Suatu saat ada dua penggembala sedang mencari ternak mereka di dataran tinggi Skotlandia. Tiba-tiba mereka merasakan hari menjadi cerah, matahari bersinar dengan indahnya. Padahal dataran ini selalu berkabut setiap hari.

    Saat menikmati cahaya matahari, kambing gembalaan mereka muncul begitu saja. Dua gembala ini pun jadi semakin takjub. Di salah satu sisi lembah, mereka melihat sebuah kota kecil dengan jalan-jalan yang indah laksana dalam lukisan.

    Mereka pun berbalik arah menuju desa mereka sendiri ingin memberitahu orang-orang. Ketika warga desa berlari mengikuti dua gembala ini, kabut kembali datang dan menelan Brigadoon kembali.



    Pada tahun 1954, kisah dari Mitos Brigadoon pun diadaptasi dalam sebuah film musikal dengan judul yang sama yaitu Brigadoon. Kini setiap 100 tahun sekali menjadi hari peringatan Brigadoon dengan parade dan tarian.


    Inilah Lokasi Dasar Laut Terdalam
    Posted: 25 Dec 2012 06:30 PM PST
    Challenger Deep, nama itu disematkan karena kedalaman dasar laut mencapai 11 kilometer. Letaknya di palung Marina, di antara Kepulauan Marina, Pasifik Barat. Pada peta, kepulauan ini dekat dengan Papua, Filipina, dan Jepang.

    11 kilometer merupakan penunjuk betapa dalamnya Challenger Deep. Seandainya gunung tertinggi di dunia, Mt. Everest dipindahkan ke dasar ini maka akan tenggelam. Gunung tertinggi itu hanya 8,8 kilometer. Masih tersisa 2,2 kilometer yang ditutupi air laut. Sudah bisa membayangkan betapa dalamnya, kan?



    Palung Marina terbentuk akibat lempeng samudera terdorong oleh lempeng benua sehingga menyebabkan retakan yang mendalam. Begitu jauhnya dasar di palung ini, tentu cahaya matahari tak bisa menembus. Akibatnya Challenger Deep begitu gelap gulita. Ikan yang hidup di wilayah ini telah beradaptasi dan menghasilkan bentuk yang berbeda seperti contohnya flatfish dan cacing polychaete.

    Challenger Deep pertama kali dijelajahi tanggal 23 Januari 1960 saat kapal selam Bathyscaphe Trieste yang diawaki Jacques Picard dan Letnat Don Walsh meluncur ke bawahnya. Mereka membutuhkan waktu 5 jam sebelum akhirnya mencapai dasar. Tekanan yang begitu hebat dan persediaan oksigen hanya memberi waktu 20 menit bagi Picard dan Walsh bertahan di dasar.



    Bathyscaphe Trieste /  bbc.co.uk


    Di tahun 1995, Jepang mengirimkan Kaiko, robot penyelidik lautan yang menjadi rekor pencapaian sebuah mesin tak berawak ke dasar Challenger Deep.  Kaiko menjadi pioner untuk ekspedisi robot di tahun-tahun selanjutnya.


    Rekor terakhir yang dicatat adalah aksi James Cameron, seorang sutradara asal Kanada yang berhasil menyelam solo dalam kapal selam mini Deepsea Challenger pada 26 Maret 2012. Kemajuan teknologi membuat perjalanan Cameron jauh lebih cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam hingga dasar palung.

    Sumber:
    tellmewhyfacts

    Mengapa Ada Kantung Mata?

    1. Usia
    Kelopak mata atas dan bawah terdiri dari kulit, otot dan lemak. Seraya bertambah tua, otot-otot melemah. Kulit juga berubah karena kolagen di dalamnya rusak. Seperti diketahui, kolagen adalah protein yang memberikan struktur pada sel. Dan pada kulit, gunanya untuk memberi elastisitas. Maka, berkurangnya kolagen membuat kulit keriput dan melorot.
    Di bawah kulit dan otot, penyebab utama untuk kantung mata adalah lemak. "Ketika anda beranjak tua, lemak Anda mulai terkulai," kata Dr Melanie Grossman, dermatolog di New York.
    2. Makanan
    Makanan yang mengandung terlalu banyak garam - makanan asin, menyebabkan tubuh sangat sedikit menyerap air. Hal ini juga jadi penyebab kantung mata cepat terbentuk. Selain tentunya bahaya kolesterol tinggi dan pencetus penyakit lainnya karena terlalu banyak makanan mengandung garam.
    3. Gen
    Bila orang tua kita memiliki kantung mata, besar kemungkinan menurun karena genetika.
    Jadi, kurang tidur bukan pencetus kantung mata. Perilaku ini hanya memperparah melemahnya kerja otot di bagian atas dan bawah mata kita.
    Sumber:scienceline.org

    Buzz Toy Story Bakal Jadi Kenyataan

    Ingat dengan Buzz si pahlawan antariksa di film Toy Story? Sebentar lagi bakal jadi kenyataan, kabarnya NASA berencana meluncurkan baju astronaut seperti yang dipakai Buzz. Tentu saja tidak termasuk persenjataan canggih yang melengkapi kostum Buzz.

    Setidaknya, purwarupa baju antariksa teranyar milik NASA itu baru saja rampung menjalani pengujian. Sejumlah teknologi yang tertanam dalam baju diperbaiki secara detail. Ini adalah perombakan besar-besaran pertama terhadap baju astronaut NASA sejak 1998.

    Baju astronaut bernama Z-1 ini berwarna dasar putih dengan aksen hijau jeruk nipis di beberapa bagian. Bahannya kuat dan sangat lentur. Dirancang terutama untuk mempermudah astronaut bermanuver di ruang nol gravitasi di antariksa. Astronaut juga bakal lebih cekatan berjalan di permukaan planet atau asteroid.
    "Desainnya modis. Sangat mirip dengan yang dikenakan karakter Buzz Lightyear," ujar Amy Ross, salah satu insinyur yang bertanggung jawab untuk pengembangan Z-1, Jumat 21 Desember 2012.

    Yang membedakan Z-1 dengan kostum Buzz tentu saja bagian belakangnya. Jika Buzz melengkapi bajunya dengan sepasang sayap mini untuk terbang, tidak demikian dengan baju milik NASA. Z-1 tidak memerlukan sayap, karena astronaut sudah bisa melayang di antariksa.

    NASA akan melengkapi Z-1 dengan ransel pendukung yang dipasang di bagian belakang. Ransel bernama PLSS 2.0 ini akan mengantikan ransel lama yang sensitif terhadap kontaminasi dan boros oksigen, sehingga menyulitkan astronaut berjalan jauh. \"Ransel yang baru lebih efisien dan tidak rentan kontaminan,\" ujar Ross.

    Ia mengatakan, purwarupa Z-1 sangat fleksibel, tapi juga agak berat. Baju astronaut model lama memiliki bobot sekitar 45 kilogram. Sedangkan Z-1 seberat 72 kilogram. Bahkan di Mars--planet dengan gravitasi sepertiga dari Bumi--selisih bobot itu bisa membuat perbedaan yang signifikan.

    Z-1 akan menggantikan EMU (Extravehicular Mobility Unit), baju antariksa yang selama ini digunakan para astronaut NASA. EMU sebenarnya hanya dirancang untuk misi pembangunan Stasiun Antariksa Internasional dan penjelajahan bulan selama misi Apollo. \"Z-1 harus siap lepas landas pada misi pertama sekitar tahun 2015,\" ujar Ross. Sumber: tempo